Survei Pilgub Sumut, Eramas Lebih Unggul Joss

Politika Research Centre (PRC) memaparkan survei atas dua pasangan calon gubernur, Edy Rahmayadi-Musa Rajecshah (Eramas) dan Djarot Saiful Hidayat – Sihar Sitorus (Djoss) berkaitan aspek kemampuan, karakteristik, dan kepribadian dalam memimpin Sumut.

” Adapun tujuan dari survei yang berlangsung di akhir bulan Maret kemarin, guna menilai keinginan masyarakat berkaitan teladan calon pemimpin yang bertarung dalam kontestasi di Pemilihan Sumut,” ujar Direktur PRC Rio Prayogo di Hotel JW Marriott.

Rio mengatakan, survei memakai sistem multistage random sampling, dengan sampel sebanyak 1.000 orang yang mencakup desa maupun kelurahan, dan kelompok lima perempuan dan lima laki-laki, PRC mengerahkan 109 orang penyurvei yang telah terlatih.

“Dalam wawancara langsung (fave to face), ada sebanyak 3,2 persen yang margin error. Walhasil, masyarakat mendambakan pemimpin yang tegas, berpengalaman dalam memimpin Sumut. Dua pasangan calon memiliki pengukuran positif,” katanya.

“Dari segi kemampuan, Eramas memiliki kelebihan yang bisa menjaga keamanan, menangani pluralitas, dan dianggap kapabel menyelesaikan ketimpangan sosial. Sementara itu, pasangan Djoss dianggap berpengalaman, bisa mengkoreksi insfrastruktur dan meningkatkan pendapatan orisinil daerah (PAD),” ungkap Rio.

Dalam hal karakteristik, pasangan Eramas dianggap sebagai pasangan yang menghargai perbedaan, adil, merangkul seluruh pihak, selaras dan saling merangkul, membutuhkan satu sama lainnya. Untuk pasangan Djoss, diukur berpengalaman dan merajai pembangunan.

“Untuk segi kepribadian, Eramas diukur arif, tegas dan dianggap kapabel membawa perubahan. Sementara itu, pasangan Djoss diukur pasangan yang membawa pesan yang ramah, komunikatif dan hidup sederhana. Dari ketiga aspek itu, Eramas menerima dukungan publik sebanyak 48,7 persen, Djoss sebanyak 38,3 persen dan 10 persen di antaranya belum memastikan opsi.

Menurutnya, sebanyak 65 persen dari jumlah pemilih telah mantap pada pilihannya, meski 35 persen memperkenalkan, belum bisa memastikan opsi, atau opsi bisa berubah sebab faktor program dari pasangan calon. Tapi, masyarakat meyakini, Pemilihan Sumut berjalan aman dan lancar.